Trump Klaim AS Tangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro dalam Operasi Militer Besar

Suasana malam di Venezuela dengan kobaran api dan asap di tengah ketegangan keamanan

Lampuberita – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim bahwa Amerika Serikat telah menangkap Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, beserta istrinya dalam sebuah operasi militer berskala besar yang dilakukan pada Sabtu waktu setempat.

Trump menyatakan bahwa Maduro telah “ditangkap” dan sedang diterbangkan keluar dari Venezuela, dalam apa yang ia gambarkan sebagai puncak dari kampanye berbulan-bulan pemerintahannya untuk menggulingkan pemimpin Venezuela yang dinilai otoriter.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump melalui Truth Social, platform media sosial miliknya. Dalam unggahannya, Trump menyebut Amerika Serikat telah melancarkan “serangan berskala besar terhadap Venezuela” yang dilakukan “bersama dengan aparat penegak hukum Amerika Serikat.”

Sementara itu, pemerintah Venezuela sebelumnya menuduh Amerika Serikat melakukan serangan militer di ibu kota Caracas serta sejumlah wilayah lain di negara tersebut. Tuduhan ini muncul setelah dilaporkan adanya ledakan besar di sebuah pangkalan militer di Caracas pada hari yang sama.

Hingga kini, belum ada konfirmasi independen mengenai klaim penangkapan Presiden Nicolás Maduro tersebut. Pemerintah Venezuela juga belum memberikan pernyataan resmi yang secara langsung membenarkan atau membantah klaim yang disampaikan oleh Presiden Trump.